Tampilkan postingan dengan label Kemal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2017

Cie Cieeee.... Punya Youtube Channel

Hai haaaai... saya ada youtube channel ya sekarang

Di sini yaaaa : https://www.youtube.com/c/YupiLarosa

Blog selama ini cukuplah jadi semacam diary untuk emak emak kayak saya.

Tapi, tradisi saya sebelum tidur memang buka youtube di HP (sampe kantuk datang. Iya, kebiasaan jelek, boleh ditiru boleh enggak, hahaha). Lihat orang-orng berbagi, kok jadi ingin berbagi juga. Jadi bismillah, mengaktifkan akun youtube untuk upload video.

Apa yang bisa dibagi oleh emak-emak rumahan kayak saya? Studio ga punya, kamera (yang beneran) ga punya, kemampuan editing ga ada, punyanya cuma nekat (seperti biasa).
.
.
.
Jawabnya akhirnya adalah : yaaaa, apa aja yang saya bisa. Make up, dekorasi kue, tips sehari-hari, dan sedikiiiit sharing isi hati.

Oh iya, ada Kemal juga di channel ini. Akan muncul dengan eksperimen sains nya yaaaa. Pengen buatin dia akun sendiri, tapi nantilah, belum saatnya.  ^_^

PLEASE SUBSCRIBE YAAA

Melas, subcribernya baru 2 per hari ini, hihihi....

====================

Sedikit cerita

Hari sabtu kemarin saya bikin dua video tentang dekorasi cupcake dengan buttercream. Video untuk pemula yang baru belajar hias kue ceritanya. Ga pake bedak, tapi pake alis tipis *kudu*

Video pertama, lumayan lancar

Video kedua, udah selesai rekam, pas mau klik stop baru nyadar kalo engga kerecord, karena kameranya ke mode Foto dan bukannya Video! Padahal buttercream udah habis. Huwaaaa...perih hati adek ....

Pelajaran berharga, besok lagi liat settingannya, hahahaha

Dan iniiii video "resmi" pertama channel ini. Masih belajar, jadi maklumi lah yaaa

Video BARU keluar tiap SABTU :*






Minggu, 27 Oktober 2013

Motivasi Pagi Ini : Al Mulk ayat 15

"Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. (QS. Al Mulk :15)"


Saya senang memutar murottal surat Al Mulk tiap mau tidur malam. Selain memang membiasakan telinga Kemal mendengar alunan ayat suci, juga jadi sarana mengademkan diri, hehe.

Yang diputar suratnya ganti-ganti, Ar Rahman, Al Kahfi, Yassin, Al Baqarah, An Naba (yang ini kesukaan Kemal, soalnya dia sedang menghafalnya, satu hari satu ayat). Entah mengapa beberapa hari ini saya selalu suka memasukkan Al Mulk dalam daftar putar. Enaaaak gitu, adem.

Sekali-sekali, sambil nyimak saya lihat terjemahannya, masih dengan hp, di video dari youtube. Dan kemarin malam,saya menyimak terjemahannya lebih teliti, penasaran... Subhanallah subhanallah subhanallah... Suka banget bacanya.

Saat ini saya aya sedang dianugerahi hambatan, yang saya bingung mau gimana ngatasinnya. Sesuatu yang biasa sih, karena setiap orang punya masalah dan cobaannya sendiri-sendiri. Tapi asli lagi bingung cari solusi.

Penggalan ayat 15 di awal tulisan di atas, menyejukkan hati, sukses membuat saya berdesir-desir pagi ini.
Nih ya :

Dia menjadikan mudah. Berarti ada solusi di setiap halangan atau masalah yang terlihat. Jadi ingat juga kalimat "bersama kesulitan ada kemudahan". Bersama ya, bukan setelah. :D

Berjalanlah di segala penjuru (bumi). Berarti memang memperluas jangkauan adalah cara untuk memudahkan rizki. Perluas jangkauan, yang Oriflame-an dan bisnis online kayak saya, tau lah yaaa musti gimana....

Makanlah sebagian dari RizkiNya. Saya kok membaca pesan sedekah juga ya di sini? Temen-temen gimana?

Intinya sih, saya seperti diberi jalan, bahwa untuk ada solusi untuk masalah saya, diantaranya dengan memperluas jangkauan dan juga sedekah. Solusi lain insyaAllah menyusul. Subhanallah... Jadi SEMANGAT deh...

Saya yang masih suangat bodoh dalam menterjemahkan pun, dapat siraman hati dari Kitab Suci. Semoga diberikan kepandaian lebih, supaya fadhillahnya terasa kemana-mana... Aamiin...

Jumat, 13 September 2013

Jatuh Cinta Setiap Hari

Bangun tidur pagi ini, saya memandangi seraut wajah, dan jatuh cinta.
Kemarin juga begitu
Kemarin lusanya juga begitu....

Ternyata begini ya jadi orangtua, jatuh cinta berkali-kali, setiap hari. Subhanallah...


Gimana dulu mama papa saya ya? Anaknya empat gitu loh...

Rabu, 11 September 2013

GO Manager !!!

Saya lagi bertekad jadi manager 15%

Kemal tanya : bukannya mama sudah Branch Manager???
Hahaha...itu di kantor sayaaaaang... Beda sama di Oriflame...

Cetak Success Plan. Ukuran A4 aja sih. Tapi cetak dua lembar,satu dipampang di kamar (biar kalo mau tidur dan bangun tidur inget kalo ada yang harus dikejar), dan satu lagi ditaruh di meja kerja.

Kemal ketularan saya,tiap hari liat Succes Plan, trus tanya tentang level-level, tanya kenapa ada tulisan 7 Juta, 14 Juta, 21 Juta dan 28 Juta, tanya tentang gambar mobil di level diamond, semua ditanyain...

Dan kemarin malam sebelum tidur dia bilang :
"Mama,semoga mama cepet sampai ke yang ijo-ijo ini yaaa... Aku seneng kalo mama di ijo, trus kuning, trus pink trus ijo lagi..."
AAMIIN...Aamiin ya Allah...

Mulai kemarin, desktop saya dong berubah (yeeee, telat! Harusnya dari awal bulan...!)
Cekidot...




15%, artinya bulan ini saya harus ngumpulin 4000 poin. Ini sudah tanggal 11, tersisa waktu 19 harian untuk kejar target. Bismillah.... Pasti BISA. Doain saya yaa semuaaa ^_^

Demi kejar target itu, saya bikin Online Sharing. Ini sebenernya e-oom (Oriflame Opprtunity Meeting) aja sih, tapi dibuat lebih personal. Ini ngeblog di sela-sela bikin slide untuk presentasinya.

Bikin slide-nya bener-bener penuh godaan. Tergoda facebook-an, tergoda bikin kue dari putih telor sisa yang sebentar lagi expired kalo dianggurin lebih lama, tergoda nonton CSI (padahal tiap malem juga nonton), dan tergoda pepes ikan buatan mama.... Huhuhu...

Untuk memulai Online Sharing,pertama kali pasti bikin "pengumuman" dulu. Ini poster bikinnya meuni lamaaaa. Dimulai dari jam 3 sore dan baru selesai jam 9 malem! Sungguh amatiraaaaan...

Tapi suka deh sama hasilnya. Sesuai seleraaaa (bilang aja ga bisa bikin yang bagusan lagi, hihihi)... Warna-warna inspired by bungkus kopi Luwak White Coffee. Yaaaah, inspirasi bisa dateng dari mana aja kaaan... *gayakeren*

Ini nih, sumber inspirasinya :
Gambar diambil dari google

Saya sih nggak minum kopi itu. Kebetulan lebih berselera dengan kopi hitam, kental tidak terlalu manis. Kayak bapak-bapak? Nggak lah.... Saya minum kopi ala perempuan, setelah diseduh dan diaduk,didiemin dulu baru diminum. Kalo bapak-bapak, setelah diaduk bisa langsung diminum, soalnya udah punya saringan yang keinstall secara alami (baca : kumis)... Wahahahaha....
 
Oh iya, sekalian ngomongin inspirasi, desktop saya jelas banget inspired by UP, film yang manis, memanjakan mata, dan membuat imajinasi melayang-layang...

Sudah dulu ah,mau bikin slide...
Yang mau Oriflame-an barang saya dan d'BCN,
Yang pengen tau kenapa saya tiap hari rajin pasang status,
Yang pengen bisnis modal relatif kecil,
Yang udah tak undang paksa ( hahaha, love you!),
Silahkan hadir yaaa....


Sabtu, 27 April 2013

KEMAL, SHINKANSEN dan MIMPI


Kemal adalah penyuka kereta dan pesawat.  Pertama kali naik kereta Logawa dari Jogja , mengunjungi mama Nino dan Bapak Agus dan mbak Dira di Jember, pada usia 11 bulan. Ketertarikan dengan kereta dimulai setahun kemudian, di usianya yang kedua, dengan kereta yang sama, sekali lagi ke Jember. Lagu “naik keleta api tut tut tut” jadi top hits di rumah kami setelah itu.

Kemudian Kemal pun mengenal buku. Buku transportasi, poster alat transportasi, gambar alat transportasi selalu menjadi perhatiannya. Ritual (di)baca(kan) buku menjelang tidur hampir selalu menuai request : buku eta (buku tentang kereta), buku pesawat, buku tapotasi (buku tentang transportasi). Jangan ditanya bagaimana rasanya petugas baca tiap malam, yaitu saya,membaca hal yang sama berulang-ulang-ulang-ulang.... Hehehe
Kue ultah ke 2 : Train (2009)

Menjelang ulang tahunnya yang ke 3, kami pindah ke Jember. Dan Kemal sudah mulai membaca. Tugas membacakan buku masih ada, namun lebih sering dia yang berusaha membaca (Kemal belajar membaca sendiri, secara alami tanpa diajari pada usia 3). Kesukaannya mulai mengerucut pada kereta, pesawat dan helikopter.  Hari minggu pun kami habiskan di stasiun Jember, berbekal air, susu dan kue. Kadang saya bawakan nasi sekalian, kalau di rumah lagi susah makan. Lumayanlah, hati yang hepi ternyata berpengaruh langsung terhadap selera makan ya... ^_^

Kegiatan hari minggu : piknik di stasiun Jember (2010)

Suatu hari , sepulang beli buku dari Gramedia, dia membelalak gembira, menunjuk ke sebuah gambar dalam buku : “Mama, ini kereta Shinkansen, aku mau naik ini!” Saya waktu itu hanya berkata :”Iyaaa...!”. ‘Iya’ biasa seorang ibu, terselip sedikit aamiin di situ, tapi ya hanya itu. Sepanjang sore dia melompat-lompat gembira, karena mau naik shinkansen, kereta peluru mengagumkan yang dilihatnya di gambar.
Shinkansen (gambar dari google)


Buku-buku berikutnya membuatnya semakin mengenal si Shinkansen ini, juga kereta-kereta lainnya. Dari lokomotif Mallard, Adler,kereta kuno Orient Express, Glacier Express, kereta modern Maglev, ICE dan istilah-istilah persepuran seperti wesel, lebar sepur, dan entah apa lagi yang tertampung di otak tiga tahunnya itu.

Dia tidak pernah bertanya : kapan aku naik Shinkansen?. Tapi selalu bekata : “Aku mau (maksudnya akan,red) naik Shinkansen!” lengkap dengan binar-binar yang bagi saya seperti kembang api di malam takbiran, meriah, huehehehe . Mungkin teman-temannya atau kadang bu guru di TKnya sudah bosan mendengarnya (Alhamdulillah kami di rumah tidak bosan). Sekali dua kali dia merengut, mengadu : baru saja ditertawakan di sekolah karena dia bilang  mau naik Shinkansen. Tapi binar itu tidak pernah meredup. Dan senyumnya akan kembali terpampang jika kami yang di rumah sudah ngayem-ayemi : "mereka cuma belum tahu Shinkansen itu apa, marahnya udah ya, besok bawain aja gambarnya..." Hehe...

Dan hari ini, di umurnya yang 6 tahun 3 minggu, KEMAL NAIK SHINKANSEN. Perjalanan dari Kyoto ke Kobe, Jepang, dengan Shinkansen Nozomi 700.  Betapa bahagia, betapa bersemangat. Saya saja berlinangan air mata, demi melihat satu mimpinya tercapai. Subhanallah, Alhamdulillah...
Menjelang berangkat, hepiiii (walaupun sedang batuk)

Baru turun dari kereta. Shinkansen Nozomi N700 Kyoto-Kobe


Jika diukur secara rasional, saya tentu belum mampu membiayai perjalanannya ke Kyoto, apalagi bepergian dengan Shinkansen dengan kondisi saya saat ini. Tapi Kemal, bocah TK ini mengajarkan saya sesuatu : DIA PERCAYA DAN YAKIN PADA MIMPINYA, DAN SEMESTA MENDUKUNGNYA.


Bye Shinkansen, sampe ketemu yaaa

Semoga mimpi-mimpi yang lain, yang embuh terserah kamu yang penting baik : bikin pesawat, jadi pilot pesawat tempur, naik roket ke planet, bikin randen/kereta listrik jarak dekat di Jember (ini mimpi terbaru sejak 2 bulan yang lalu, pertama lihat randen di Kyoto) terwujud satu demi satu ya Le... Mama yang akan belajar dari kamu, gimana caranya enggak malu diketawain, gimana caranya enggak lupa sama tujuan dan gimana caranya ikhlas pada semesta. (mamanyakemal)