Tampilkan postingan dengan label Produk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2015

DIY Facial Dengan Oriflame Love Nature Grape

Ada yang kegiatan hariannya banyak di luar, kulitnya bersentuhan dengan asap kendaraan bermotor? Harus pake bedak terus tiap hari? Kepanasan?

Kulit bisa stress loh, jadinya kusam, ga bercahaya, kurang cantik jadinyaaaa ^_^

Perawatan kulit di rumah yuk. Kali ini saya pake rangkaian Love Nature Grape dari Oriflame. Rangkaian ini menggunakan sari anggur, yang sangat kaya antioksidan. Membuat regenerasi kulit berjalan lebih lancar, "menyingkirkan" masalah di sel kulit dan akhirnya membuat wajah lebih merona dan bercahaya.



Yuk mulai, caranya :

1.
Cuci muka dengan Exfoliating Cleanser. Basahi wajah, ambil cleanser secukupnya lalu usapkan pada wajah. Akan terasa beberapa butiran lembut yang membantu proses eksfoliasi. Usap engan gerakan memutar terutama paa daerah yang banyak sel kulit matinya. Bilas dengan air, keringkan dengan handuk.
Fungsi tahap ini adalah untuk membersihkan kotoran dan sel kulit mati yang ada di permukaan kulit.




2.
Setelah kulit bersih dan pori-pori terbuka, pakai masker. Ambil masker secukupnya, ulaskan di wajah hingga membentuk topeng tipis. Masker ini berupa gel bening yang sejuk dan harum. Biarkan hingga mengering, lalu kelupas perlahan. Tidak perlu dibilas lagi. Proses ini bertujuan untuk memaksimalkan proses pembersihan dan memberikan nutrisi pada kulit.






3.
Pakai pelembab di seluruh wajah kecuali sekitar mata, tipis tipis saja, untuk melembabkan, menutrisi an melindungi kulit.









4.
Sebagai pelengkap, pakai eye cream di sekitar mata. Untuk merawatnya tetap lembut dan halus. Krim mata ini bebas wewangian.










Lakukan perawatan ini seminggu dua kali yaaaah.... Ini perawatan lembut, jadi memang butuh pengulangan prosesnya. Hidup udah keras, kulitnya harus diperlakukan lembut dooong... *aish...*

Selasa, 03 Februari 2015

Tips Lipstik Warna Muda di Bibir Hitam

Begini cara saya pake lipstik warna pink, peach dan warna mendekati nude lainnya .


1. Saat memakai foundation, lapisi juga bibir. Teruskan dengan bedak.
2. Dengan lipliner warna muda, gambar garis bibir.
3. Ulaskan lipliner sampai menutupi seluruh bagian hitam
4. Ulaskan lipstik

Hasilnya, warna bibir segar mengikuti warna lipstik (sesuai keinginan) dan tahan lama.

Yang saya pake :
Oriflame Wonder Colour Lip Liner warna Perfect Pink
Oriflame GG Iconic Lipstick warna Peach Pink


Review dikit yah ,
Oriflame GG Iconic Lipstick ini teksturnya creamy, mudah dioleskan. Tekstur berasal dari kandungan Argan Oil di dalamnya. Melembabkan dan menyehatkan bibir. :)

Coveragenya medium. Artinya dalam sekali olesan hasilnya akan tipis aja, ga langsung tebel warnanya. Kalo mau warna lebih terang dan "keluar" bisa dioles beberapa kali.

Wanginya juga enak banget plus mengandung SPF 15, cukup untuk melindungi bibir dari sinar UV ;)

Yang saya pake ini peach pink, mengarah ke pink kalo liplinerya pink. Mengarah ke peach kalo liplinernya merah. Lucuuu ^_^


Selamat mencoba ;)
*gambarnya maaf ga maksimal yaaah. Cuma pake kamera HP di dalam ruangan , sambil kerja dapen laptop ituu, hehehe... Doain kamera biasanya segera sembuh*

Kamis, 17 Oktober 2013

Me & d'BCN FitBerduit Wellbeing Club (1) BEFORE

Haiiiiii

Sejak minggu lalu, saya terdaftar di Fit Berduit Wellbeing Club. Grup yang dibuat oleh mb Nadia Meutia untuk orang-orang yang ingin memperbaiki berat badannya secara sehat. Ga cuma menurunkan berat badan, club ini efek sampingnya adalah menggendutkan rekening dan dompet.

Kok bisa?

Bisa dong. di d'BC Network kan semua yang dilakukan efeknya ganda. Berkembang wawasan, tambah sehat, tambah cantik, tambah duit. Gitu deh.

Ga semua yang daftar diterima masuk club. Alhamdulillah saya diterima. Seneng rasanya memperbaiki berat badan bareng-bareng. Secara saya ini kurang rajin olahraga. Dalam 365 hari dalam setahun, paling 4 kali saya olahraga yang niat beneran olahraga. Serius.

Kenapa saya daftar? Karena eh karena berjudi itu haraaaam.... Hahahaha. Jawabannya adalah karena berat badan saya yang memang sudah overweight, dari lebaran idul fitri sampe sekarang (2 bulan setelahnya) malah makin melonjak 6 kg! Sudah nyariiiiis segede kulkasnya mama. Oh no, ini tidak bisa dibiarkannn!

Alhamdulillah ada Fit Berduit Wellbeing Club ini. Nantinya kami akan diajarkan cara menghitung asupan yang ideal untuk masing-masing dari kami, diajarin cara exercise yang baik, diberi challenge, dan banyak pengetahuan (dan semangat) supaya kami lebih sehat dan target penurunan (ato penambahan) berat badan bisa tercapai.

Tadi pagi saya bikin foto before. Kostumnya memang diminta begini yaaa. Jilbab putih kebetulan udah ga tau kemana saking jarang banget dipake, jadi pinjem jilbab kaosnya mama. Hehehe...





Tuh kan gede, hehehe... Tinggi saya 166cm loh, tapi disini keliatan lebih pendek karena badannya lebar. Hahaha...

Yang mau tau berduitnya darimana, bisa juga liat di sini yaaaa

Facial Di Rumah Dengan Oriflame Pure Skin

Temen-temen dalam sebulan berapa kali ke salon untuk facial? Sebulan sekali?
Atau... malah ga pernah ke salon untuk facial? Mungkin menganggap kurang penting?

Gini ya temen-temen, facial itu penting buat kulit. Kulit sebagai bungkus tubuh, sering kepanasan, kena debu, kena AC, udara dingin, asap knalpot, sebut deh apa aja. Kalo ga dirawat, kulit mati bakalan numpuk di permukaan, jadi kasar, kusam ato jerawatan. Sayangi dengan memberikan perawatan yang selayaknya yaaaa.

Facial mahal? Ga ada waktu?

Ya udah, facial di rumah aja. Coba pake rangkaian Pure Skin dari Oriflame yuk.


Langkahnya :
1. Bersihkan wajah dengan Pure Skin Face Wash. Basahi kulit, tangk sedikit Pure Skin Face Wash ke telapak tangan, usapkan ke wajah sambil digosok lembut. Bilas dengan air bersih. FUngsinya adalah untuk mengangkat minyak baik dari kulit maupun dari pelarut kosmetik (foundation, bedak dll).
2. Keluarkan sedikit Pure Skin Clarifying Scrub, sebesar satu biji jagung sudah cukup. Usapkan ke wajah dengan gerakan melingkar, konsentrasikan pada daerah dimana banyak komedo (sekitar cuping hidung) dan daerah dimana banyak bekas jerawat (di pipi dan dagu). Hindari area mata dan daerah yang sedang berjerawat. Bilas dengan air. Keringkan wajah dengan handuk. Fungsi dari langkah ini adalah untuk mengangkat sel kulit mati dan menipiskan noda bekas jerawat.
3. Gunakan masker tipis-tipis saja ke seluruh wajah kecuali area mata. Bisa memakai kuas masker, namun saya memilih menggunakan jari saja (lebih hemat karena tidak ada masker terbuang percuma di kuas). Diamkan 5 sd maksimal 10 menit. Bilas dengan air. Jika wajah sangat berminyak, gunakan air hangat untuk membilasnya. Langkah ini bertujuan untuk membersihkan/mengangkat kelebihan minyak di pori-pori kulit, mengecilkan pori-pori dan asam salisilatnya membantu mengatasi jerawat.

4. Basahi kapas dengan Pure SkinBlack Head Toner. Usapkan lembut (jangan digosok) ke seluruh area wajah kecuali sekitar mata. Fungsi dari langkah ini adalah untuk mengecilkan pori-pori dan mengembalikan kulit ke keadaan optimal.
5. Oleskan Pure Skin Hide and Treat di jerawat dan bekas jerawat, untuk mendinginkan jerawat dan membantu menipiskan noda jerawat.




Sudah. Simpel kan?
Facial yang ini, bisa dilakukan di rumah, langkah 1 dan 2 malah hanya dilakukan di kamar mandi!
Bedanya dengan facial di salon apa? Ya bedalah, (kecuali salonnya pakai Oriflame Pure Skin juga, hihihi) . Facial kita ini tergolong facial ringan. Jadi, supaya hasilnya maksimal kayak hasil salon, kita sebaiknya lakukan minimal seminggu sekali.

Coba deh dicoba sebulan. Yakiiiiiiiin deh saya, kulit berjerawatnya akan jadi lebih halus adem, dan berkurang nodanya.

Facial yang ini ga pake pijet enak ala di salon?
Tunggu postingan berikutnya yaaaaa.....

Gimana.wanna try?

Kamis, 03 Oktober 2013

Oriflame Beauty Studio Artist Loose Powder - Product Review

Saya suka banget sama bedak taburnya Oriflame. Butirannya itu loh, haluuuus banget. Jaman awal tahun 2000, juara banget deh loose powdernya. Bikin kulit glowing, bersinar, tapi ga meling-meling.


Pernah saya coba merk lain, waktu itu pake Revlon, bagus juga walaupun sekarang entah kenapa ga diproduksi lagi seri yang itu. Tapi sebagus-bagusnya yang Revlon, masih enak yang Oriflame punya, lebih haluuus gitu.

Sekarang loose powdernya keluar lagi , namanya udah ganti Oriflame Beauty Studio Artist Loose Powder.
Gini nih penampakannya. Yang dulu warnanya agak coklat, yang sekarang lebih putih. Efeknya sama  : translucent.

Di dalam kemasan bedak tabur ini, memang ga ada puff-nya. Disarankan mengaplikasikannya pake kuas bedak kayak gini :

 Fungsi Loose Powder yang utama adalah untuk mengikat minyak dari foundation, membuat semacam lapisan di atas kulit, ato disebut Complexion. Jadi yang mewarnai, meratakan warna kulit dan menutupi noda
bukan bedak yaaa, melainkan si foundation dan komplotannya (baca : concealer).

Karena itulah, pemakaian Loose Powder ini biasanya selalu diawali dengan face primer (optional) dan foundation.

Jadi, setelah pake face primer dan foundation, sapukan loose powder memakai kuas ke seluruh wajah. Tipis-tipis dulu, yang penting rata. Jangan lupa kibaskan kuas sedikit setelah ditutulkan ke wadah bedak, untuk mengurangi butir bedak yang terlalu banyak di kuas.

Kalo pake puff bisa? BISA. Ratakan ke kulit dengan ditekan-tekan ringan, supaya bisa mengikat foundation dengan sempurna. Jangan diusap karena foundation yang sudah dipasang bisa bergeser dari kedudukan semula.

Bedak ini ringan banget, ga menimbulkan efek topeng di wajah asal foundationnya juga bener, disarankan pake Foundation Oriflame juga. Kenapa? Karena foundie Oriflame dijamin ga bikin topeng. Pembahasan ada di postingan lain yaaa.

Ini contoh saya yang pake complexion dari Oriflame ( Face Primer, Giordani Foundie, Studio Artis Loose Powder). Not bad lah ya? Hehehe...


Wanna try?




Minggu, 08 September 2013

Oriflame Studio Artist Cream Blush - Product Review

Agustus lalu, waktu pertama kali melihat katalog Oriflame September, saya langsung jatuh hati satu produk : Studio Artist Cream Blush. Cream dengan Illuma Fair untuk memberi rona di pipi, sekaligus bisa dipakai sebagai pewarna bibir.

Tersedia 3 warna : Soft peach, Pink Glow dan Sheer Berry, tapi saya beli 2 warna saja, yang Soft Peach dan Pink Glow.

Kenapa peach? Karena warna peach cocok dengan kulit saya yang dasarnya coklat.
Kenapa pink? Yaaaa, pengen nyoba aja.

Begini penampakannya :

Ternyata warna peach-nya terlalu muda untuk saya. Sudah dicoba dan di pipi saya yang coklat ga keliatan hasilnya. Uhuhu... sementara ga dipake dulu. Besok mau coba-coba pake di kelopak mata. Tunggu yaaa...

Untuk yang pink,hasilnya lebih bagus. Di pipi saya juga masih masuk warnanya. Tapi kayaknya saya harus coba yang Sheer Berry, secara kulit saya cenderung Jawa Banget (baca : coklat), Berry akan lebih terlhat sekaligus lebih menyatu sama tone asli kulit.

Percobaan pertama saya pake  yang Pink Glow siang hari, di atas bedak. Di pipi bagus, keliatan merona segar, dan enggak tebal. SUKA. Saya pake di bibir tanpa lip gloss lagi, karena bentuknya cream cair (ga lengket sama sekali) dia seperti lapisan sheer pink tipis di bibir. SUKA. Cuma karena bibir saya aslinya item jadi warnanya jadi pink tua. Next time mau nyoba lagi dengan pake foundation dulu di bibir, pasti lebih keluar pink-nya.

Illuma flair alias semacam glitter berukuran super imut ini ternyata bagus kalo dipake di bawah cahaya terang. Ga bakal keliatan berglitter yaaa, tapi akan kelihatan 'GLOWING'...


Di percobaan pertama saya makenya tipiiiis banget. Di dalam rumah ga keliatan, tapi ternyata di luar ada pink muda di pipi, keliatan lebih segar, tapi ga lebay.

Cara pakainya :
Ambil sedikit di jari, tutulkan di muka. Untuk pipi saya, saya pake sekitar 3 titik. Tutulkan tepat di puncak bulatan pipi, teruskan mengarah ke telinga.
Ratakan dengan diusap memutar. Saya pake jari aja. Arahkan ke arah telinga yaaaa. Sayang di foto yang di pipi depan ga keliatan di foto. Tapi aslinya terlihat kok...
Yang ini saya pakenya di atas bedak. Untuk hasil yang lebih keliatan alami,bisa ditimpa pake bedal lagi di atasnya.




Senin, 18 Maret 2013

PILAH PILIH PARFUM


Temans...
Siapa yang tidak suka wangi?... (Tidak ada yang tunjuk tangan)
Siapa yang suka bau asem? ... (Tidak ada yang tunjuk tangan juga)
Ganti pertanyaan yaaa... Siapa yang SUKA wangi????
Ya ya ya, hampir semua dari kita suka. Umumnya kita pakai pewangi untuk menambah aroma wangi ke badan kita. Sebagian menyebutnya dengan nama Parfum atau Minyak Wangi.  Di katalog-katalog kecantikan banyak sebutan Eau de Parfum, Eau de Toilette... Ada juga cologne... Apa bedanya ya? Simak yuk...

Parfum

Wewangian ini adalah wewangian paling mahal di antara jenis wewangian lainnya. Mengandung 15 - 40% ekstrak wewangian. Kadarnya ekstraknya paling tinggi, sehingga membuat sebuah aroma dapat bertahan lebih dari 2-3 hari. Sekali oles, maka aroma ini akan menempel cukup lama.
Kemasannya agak berbeda dari yang lain.Umumnya botol kemasan kecil dengan tutup kaca. Pada kemasan, biasanya akan tertulis 'parfum', 'perfume' sebagai tanda bahwa ia adalah wewangian yang paling tahan lama.

Esprit de Parfum (EsdP)
Wewangian yang mengandung 15-30% komponen aromatik. Ketahanannya sedikit di atas Eau de Parfum.

Eau de Parfum / Parfum de Toilette

Mengandung komponen aromatok sebesar 10-20% (biasanya 15%). Berbeda lagi dengan parfum, kemasannya mungkin mirip, namun biasanya ukuran botolnya lebih besar. Eau de parfum, tingkat wewangiannya lebih rendah di bawah parfum. Dan wewangiannya bertahan paling kuat 2 hari.

Eau de Toilette

Eau de Toilette adalah wewangian paling hemat di kelas “parfum”. Mengandung 5-15% (biasanya 10%) komponen aromatik.
Parfum jenis ini biasanya hadir dalam bentuk spray. Digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan memberikan kesegaran wewangian pada tubuh. Harganya jauh lebih terjangkau untuk Anda yang ingin selalu tampil wangi.
Sayangnya, wewangian dari eau de toilette ini tidak tahan lama. Setidaknya ia akan mengharumkan tubuh sehari saja. Selanjutnya ia harus disemprot ulang agar wanginya lebih panjang.

Eau de Cologne
Adalah wewangian ringan berbahan dasar Chypre Citrus dengan kadar aromatik 3-8%. Dikenal sebagai wewangian yang paling ringan dan jarang menimbulkan alergi atau komplain lain, eau de cologne atau kita sebut juga cologne, harganya jauh sangat murah dan terjangkau. Biasa dikenakan setelah berolahraga agar lebih segar, atau sebagai wewangian sehari-hari. Aromanya tidak tahan lama, biasanya hanya bertahan selama beberapa jam saja.

Perfume  Mist.
Kadar aromatiknya sama dengan cologne, namun memakai bahan non alkohol sebagai pelarutnya. Hadir dalam bentuk semprot. 

Splash dan After Shave.
Dari namanya, jelas ini dipakai untuk pria, dan mengandung 1-3% komponen aromatik.

Jadi,anda mau pilih wewangian yang jenis apa? Pilih sesuai kebutuhan dan kondisi kantong yaaa...
Salam wangi,
Yupi. 

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Perfume
http://www.mimifroufrou.com/scentedsalamander/perfume_vocabulary/
http://www.vemale.com/kesehatan/